Senin, 02 Februari 2015

Orang Miskin dilarang Sakit

Assalammualaikum..
Sahabat Didunia Maya tapi tinggalnya didunia beneran...

Saya hadir kembali, bersama sebuah untaian kata yang ingin saya bagikan, kali ini gue pingin bagiin sama elo-elo pade nii, tentang tugas b.indo ini.....

Mau tau apa kan...??? Pastinya kan...? *pede bener
Nahh langsung aja, sekarang gue mau nulis sebuah ESAI, tugas sekolah gue yang udah selesai.
Siapa tau bisa jadi bahan refrensi bagi kalian yang ingin nulis esai, walaupun yaa esai gue ga bagus-bagus amat sih.. Tapi yaa ga jelek-jelek juga hi hi hi..

Intinya "gue cuman mau berbagi"
Ok,Lets Check it Out --------------------------------------------------------------

  "Orang Miskin dilarang Sakit"
----------------""""""""------------------

  Siapa yang tidak pernah mendengar kalimat ini? Kalimat ini sering kali diucapkan bahkan menjadi kecaman bagi rakyat miskin. Bagaimana tidak,setiap warga miskin sudah mengalami sendiri hal-hal nyata yang membuat mereka sendiri takut untuk berobat.
      bukan takut akan namanya obat, tapi dengan biaya yang dikeluarkan untuk berobat. Mereka yang tak sanggup membayar biaya berobat lebih memilih untuk menahan sakit,sedangkan yang berjuang untuk kesehatannya pun. Bagi seorang rakyat miskin. Hal itu pun menjadi tabu. Pastilah mereka yang datang berobat akan dikesampingkan dengan pasien yang lebih mampu, jadi tolak ukur kesehatan disini hanyalah dilihat dari kemampuan materi seseorang, bukan dilihat dari seberapa parah penyakit yang dideritanya. Itu semua terlihat jelas dinegara kita ini. Beda dengan negara-negara yang lebih maju, mereka lebih memperhatikan kondisi pasien daripada keadaan materinya..
     tentu saja, hal ini menjadi pelajaran bagi kita bersama,kita harus lebih peka,lebih membuka mata untuk melihat orang-orang sekitar yang tak lebih baik keadaannya dari kita. Apa mungkin kita tega menelantarkan seorang yang sakit hingga mereka meninggal karena tidak adanya biaya. Apabila ditanyai pun, setiap orang tidak ada yang menginginkan sakit bukan? Bahkan orang kaya sekalipun siap mempertaruhkan hartanya untuk menyembuhkan penyakit yang diderita.
      Pemerintah pun harus turut aktif dalan penanganan masalah ini,penanganan-penanganan yang dilakukan pun harus bekerja seefektif mungkin, karena seperti yang kita ketahui bersama. Walaupun sudah adanya bantuan dari pemerintah seperti adanya JAMKESDA(Jaminan Kesehatan Daerah) hal itupun tak berjalan dengan lancar, dan tetap saja tak menjamin urusan masyarakat untuk berobat dengan lebih mudah. Malahan warga miskin, semakin banyak yang ditelantarkan, walaupun program jamkesda itu sudah dijalankan.
     hendaknya pemerintah lebih mengawasi penggunaan jamkesda tersebut, serta turut. Mendata warga" yang benar-benar butuh bantuan untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Agar kesehatan dikalangan masyarakat miskin merata. Perlunya kerjasama dengan rumah sakit. Terutama dikota-kota besar harus ditingkatkan lagi karena tak jarang,ada rumah sakit yang menelantarkan pasiennya dijalanan karena tak adanya biaya. Apakah dengan hal-hal yang telah dilakukan seperti itu, pemerintah akan terus berdiam, tanpa melakukan tindakan" yang berarti? Tentulah tidak, karena kalian sebagai orang yang bekerja dipemerintahan. Yang mengelola negara ini,hanya kalianlah penolong mereka. Jika masalah kesehatan rakyat saja tidak bisa ditangani. Bagaimana lagi dengan masalah-masalah lain yang ada? kalian dipilih pun,untuk melayani rakyat dan bakti pada negara ini. sesuai dengan konsep demokrasi negara yang kita anut.
       maka dari itu, semogalah kedepannya baik pemerintah maupun masyarakat, dapat bekerjasama dalam memberikan solusi bagi permasalahan. Serta daripada itu semogalah kedepannya masalah kesehatan ini dapat Segera diatasi & tak ada lagi semboyan untuk "orang miskin dilarang sakit" . Siapapun boleh sakit dalam artian ketika sakit,tak ada lagi kewaspadaan bagi rakyat miskin dengan biaya-biaya yang dibebankan.
--------------------------------------------

Itulah contoh dari tugas esai yang saya buat,
        ~ Semoga Bermanfaat ~

       HIDUP INDONESIA SEHAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar